Welcome Comments Pictures

Sabtu, 14 April 2012

PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

RUANG LINGKUP ANAK USIA DINI

Bayi                (lahir – 12 bulan)
Toddler          (1 -3 tahun)
Pra sekolah     (3- 6 tahun)
Awal SD         (6 – 8 tahun)


SEJARAH PENDIDIKAN ANAK USIA DINI

Friedrick Froebel (1837) membentuk sekolah TK pertama di Jerman, disebut sebagai ayah pendidikan anak usia bayi. Beliau mengatakan bahwa :
  • Pendidikan Taman Kanak-Kanak perlu mengikuti sifat anak. Bermain merupakan suatu metode dari pendidikan dan cara dari anak untuk meniru kehidupan orang dewasa dengan wajar. Contohnya dalam bermain masak-masakan.
  • Guru bertanggung jawab dalam membimbing dan mengarahkan sehingga anak menjadi kreatif dan akan menyumbangkannya kepada masyarakat dan model rancangan ini masih digunakan di seluruh dunia.
  • Jadi, Taman Kanak-Kanak itu belajar sambil bermain bagi anak-anak.

John Dewey tokoh yang mempengaruhi pendidikan di Amerika. Beliau berpendapat bahwa:
  • Sekolah sebaiknya bersifat progressivism yang lebih menekankan pada anak didik dan minat anak daripada mata pelajaran sendiri. “child centered curriculum” dan child centered school” (anak menentukan hidupnya sendiri sesuai dengan mintanya).
  • Sekolah sebaiknya mempersiapkan anak guna menghadapi kehidupan masa kini bukan masa yang akan datang yang belum jelas.\
  • Belajar adalah kegiatan yang bercorak sosial, anak akan berpartisipasi dalam kegiatan fisik yang tercermin dalam kegiatan lain seperti melompat dan lain-lain.

Ki Hajar Dewantara, ciri khas Pendidikan Anak Usia Dini adalah budi pekerti dan sistem among. Bentuknya bukan mata pelajaran tapi menanamkan nilai, martabat kemanusiaan, budi pekerti nilai moral watak dan akhirnya pembentukan manusia yang berkepribadian. Inti sistem among adalah :
  • Ing Ngarsa Sung Tulada (Jika di depan, menjadi contoh)
  • Ing Madya Mangun Karsa (Jika ditengah-tengah, membangkitkan kehendak, hasrat, atau Motivasi)
  •  Tut Wuri Handayani (Jika dibelakang, memberikan dorongan dan mengikuti dengan hati-hati)

DEFINISI PENDIDIKAN ANAK PRASEKOLAH

Menurut UU RI No. 2 tahun 1989 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 12 ayat 2, Pendidikan anak Pra sekolah merupaka pendidikan yang diselenggarakan untuk mengembangkan pribadi, pengetahuan, dan keterampilan yang mendasari pendidikan dasar serta mengembangkan diri secara utuh sesuai dengan asas pendidikan sedini mungkin seumur hidup.
Biechler dan Snowman, anak pra sekolah adalah anak yang berusia anatar 3 – 6 tahun.

HAKEKAT ANAK USIA DINI
  • Usia – lahir – 8 tahun
  • Proses tumbuh dan kembang bersifat unik (setiap anak pati beda-beda)
  •  Proses tumbuh dan kembang diarahkan pada peletakan dasar yang tepat

TUJUAN UMUM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD)
Tujuannya yaitu membantu mengembangkan seluruh potensi dan kemampuan : “fisik, intelektual, emosional, moral, dan agama” secara optimal dalam lingkungan pendidikan yang kondusif, demokratis dan kompetitif.


PAUD dibagi dalam 3 jenis, yaitu :
Jalur Formal : Taman Kanak-Kanak (TK), Raudhatul Athfal (RA), atau bentuk lain yang sederajat
Jalur Nonformal : Kelompok Bermain (KB), Taman Penitipan Anak (TPA), atau bentuk lain sederajat
Jalur Informal : Pendidikan Keluarga atau Pendidikan yang diselenggarakan oleh lingkungan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar